
Globalisasi secara tak langsung menuntut kita mampu berbahasa asing. Selain keterampilan berbahasa Inggris, mahir menggunakan Bahasa Mandarin dalam percakapan akan menguntungkan Anda di masa depan. Apalagi banyak sekali perusahaan-perusahaan Cina berekspansi ke Indonesia dan menyerap tenaga kerja lokal. Ini peluang besar bagi Anda yang ingin berkarier di sana.
Namun untuk kelancaran berkomunikasi, mereka tentu lebih memprioritaskan kandidat yang bisa berbahasa Mandarin. Maka ada baiknya ikuti kursus percakapan Mandarin jauh sebelum lulus SMA atau kuliah. Begitu melamar ke perusahaan Cina, Bahasa Mandarin Anda sudah lancar.
Kelas kursus percakapan Mandarin tidak terbatas usia. Bahkan menurut saran ahli, belajar Bahasa Mandarin yang paling tepat antara usia 3-11 tahun. Sebab Bahasa Mandarin termasuk bahasa paling rumit dan butuh waktu sekitar 4 tahun untuk mempelajarinya sampai mahir. Nantinya, dalam kelas kurus terdapat pembagian materi secara berjenjang (level).
Bagi seorang pemula, semua level pembelajaran tidak boleh ada yang terlompati. Tiap level ditargetkan selesai antara 1-2 semester (1 tahun). Metode ini berguna untuk memantau perkembangan kecakapan murid sepanjang mengikuti kurus. Pun, sekaligus menyesuaikan dengan tahap uji kompetensi (HSK) yang akan dihadapi tiap akhir tingkat.
Contents
5 Materi Pokok Kursus Percakapan Mandarin

Bahasa Mandarin rumit dan butuh waktu lama mempelajarinya sampai mahir. Namun di bawah didikan tutor yang tepat, target Anda pasti tercapai. Karena itu pilihlah tempat kursus percakapan Mandarin yang menyediakan tutor-tutor berpengalaman dalam mengajar, seperti halnya di Liuliwaiyu.
Sebagai gambaran berikut ini beberapa materi yang kami berikan secara berjenjang dari level pemula sampai mahir.
Materi Pengenalan Karakter Hanzi
Materi paling dasar di kelas kurus percakapan Mandarin adalah pengenalan karakter Hanzi. Bahasa Mandarin sebenarnya tidak mengenal huruf, melainkan karakter. Satu karakter Hanzi bisa terdiri dari beberapa huruf dan membentuk sebuah bunyi.
Hanzi termasuk jenis tulisan tertua di dunia. Jumlahnya mencapai 10 ribu karakter. Sampai di sini tolong jangan panik dulu. Sebab, dalam praktiknya tidak semua karakter digunakan dalam percakapan maupun tulisan.
Dari segi rupa, Hanzi terlihat seperti gambar dengan guratan-guratan yang rumit. Namun, namun dalam perkembangannya Hanzi sudah mengalami evolusi menjadi lebih sederhana. Semata-mata untuk memudahkan semua orang dalam mempelajarinya. Adapun evolusi tersebut menghasilkan bentuk Hanzi baru, berupa:
- Karakter dengan dengan guratan yang tidak sebanyak dulu.
- Penggabungan beberapa karakter menjadi satu karakter dengan makna baru.
Pada jenjang awal ini, pemula akan belajar menelaah guratan-guratan pada tiap karakter dan menuliskannya kembali dengan rapi. Di titik inilah bisa terukur apakah kelak Anda akan mampu memahami isi bacaan dan menulis kalimat-kalimat berbahasa Mandarin atau tidak. Semua bergantung keseriusan Anda dalam menjalaninya.
Materi Pengejaan Kata dengan Sistem Pinyin
Setelah tahap pengenalan Hanzi terlampaui, seorang pemula melanjutkan ke jenjang pengejaan kata. Dalam istilah Mandarin familiar disebut Pinyin atau sama dengan “spell sound” dalam materi Bahasa Inggris. Tahap ini berguna untuk melatih lidah dalam pengucapan kata Mandarin beserta dengan bunyi-bunyi tertentu.
Dalam Bahasa Mandarin itu sendiri terdapat empat nada dasar yang masing-masing mengandung makna berbeda-beda. Suatu kata bisa berbeda artinya jika pelafalannya tidak tepat. Hampir mirip dengan homograf dalam Bahasa Indonesia yang berarti penulisan nama tapi pelafalannya berbeda. Misal, apel (upacara) dan apel (nama buah).
Mempelajari sistem Pinyin membantu Anda mengucapkan kata dalam artikulasi yang tegas dan jelas. Sehingga memudahkan pendengar memahami apa yang Anda sampaikan dalam percakapan. Contoh singkatnya, karakter (Bá) bila dieja jadi Pa. Karakter (Chóng) bila dieja jadi Chong.
Tingkatan kedua ini membutuhkan waktu lebih lama daripada tingkat sebelumnya. Hal itu lantaran jumlah karakter Mandarin yang luar biasa banyaknya. Maka jangan heran bila pada tingkatan-tingkatan berikutnya, materi Pinyin ini akan tetap akan Anda pelajari. Namun tentu saja dengan tingkat kesulitan yang tinggi lagi.
Materi Menulis Kata-kata Dasar
Setelah materi Hanzi dan Pinyin terserap dengan baik, tahap berikutnya di kelas kursus percakapan Mandarin ialah belajar menulis kata-kata dasar/pendek. Contoh: aku, kamu, mereka, halo, ayah, ibu, bibi, dan semacamnya.
Tujuannya untuk meluweskan tangan menulis dengan karakter Hanzi sembari mengingat tiap guratannya. Kesalahan-kesalahan dalam penulisan lumrah terjadi pada pemula. Namun itu suatu kewajaran. Karena itu sebaiknya gunakan pensil agar Anda lebih mudah menghapusnya. Semakin banyak berlatih, nantinya semakin fasih tangan Anda menulis aksara Mandarin.
Materi Mendengar Percakapan Melalui Audio
Memasuki tingkatan yang lebih tinggi, Anda akan lebih banyak menghadapi materi-materi yang berhubungan dengan indera pendengaran. Materi ini sengaja kami adakan untuk menajamkan pendengaran murid dan membantu mereka cepat menangkap arti dari suatu dialog.
Tahap ini termasuk mengasyikkan. Sebab, murid bisa mendengarkan audio media apa saja. Contoh, mendengarkan siaran berita Mandarin dari televisi, mendengarkan siaran radio berbahasa Mandarin, nonton film Mandarin, atau mendengarkan lagu-lagu mandarin lewat aplikasi musik di handphone.
Materi Berbicara dengan Native Speaker
Sampailah Anda pada tingkat tertinggi dari kursus percakapan. Seseorang baru dapat dikatakan mahir berbahasa Mandarin ketika sudah menyelesaikan tahap ini dan lulus test HSK level 6. Di sini Anda tinggal memahirkan kemampuan berbicara agar tidak kagok saat terlibat percakapan secara langsung.
Lawan bicara yang paling tepat untuk melatih kecakapan tentu saja native speaker Mandarin. Native speaker adalah penutur asli bahasa setempat. Native speaker bukan sekadar menuntun Anda cara berdialog, tapi juga memperkenalkan aksen-aksen tertentu dalam suatu pengucapan.
Dari native speaker Anda juga bisa mengenal banyak kosa kata yang mungkin tidak tercantum dalam kamus. Sebab, ada kalanya sebuah kata tercipta dari kebiasaan-kebiasan baru yang hanya dimengerti oleh sebagian golongan.
Materi Tambahan
Selain 5 materi pokok di atas, untuk menyempurnakan ilmu dan skill berbahasa Mandarin maka tiap murid perlu mengikuti training khusus. Contohnya, menjadi pengajar paruh waktu di tempat-tempat kurus atau sekolah yang menyajikan mata pelajaran Bahasa Mandarin. Dengan mengajar, berarti Anda sedang mengasah pengetahuan yang Anda terima saat kursus dulu.
Begitulah sekelumit proses panjang yang harus Anda jalani selama kursus percakapan Bahasa Mandarin. Tidak mudah memang, namun dengan ketekunan Anda pasti akan mahir.